Diarsipkan di bawah: Profile
nama : Raharjo Sapto Ajie Sumargo
tgl lahir : 25 Oktober 1975
nama istri : Jeanette L. Koesman
nama anak : 1. Samuel Otniel Sumargo 2. Joe Azriel Sumargo
alamat : Taman Malibu blok c no.35 medan
makanan favorit : nasi goreng
minuman favorit : teh
hobby : main golf
tempat nongkrong : pro M Golf
Diarsipkan di bawah: Youth movement
Lagunya bisa didenger di www.myspace.com/passionconferences
atau kamu bisa ke www.268generation.com utk denger lagu baru dari album mereka yang paling baru ‘God of This City’
ini album mereka yang sudah dipasarkan di Indonesia
album pertama Passion yang dipasarkan di Indonesia
Album karya-karya terbaik Passion
Album terbaru yang direkam live dari Passion Conferences 2007
Album terbaru Passion God Of This City akan diliris bulan Maret 2008 di Indonesia
Kalo rekomendasi g untuk tahu Passion, beli CDnya Best Of Passion karena itu kumpulan lagu terbaik mereka dari tahun 1997 - sekarang
www.insight-unlimited.com
Diarsipkan di bawah: Youth movement

Percayakah bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu tahu kapan waktu yang paling tepat untuk melakukan sesuatu ? Ia punya rencana yang indah bagi umatNya dan salah satunya Ia memilih tahun 1997 untuk menyatakannya. Pada tahun tersebut, Louie Giglio, seorang evangelist dan pendiri dari Choice Ministri tergerak untuk membentuk sebuah organisasi Kristen dan menamakannya Passion Conference. sebuah kegerakan yang memiliki keinginan yang kuat untuk mengumpulkan mahasiswa di seluruh dunia untuk mencari Tuhan dan untuk menyebarkan kabar baik tentang Yesus ke semua orang di dunia. Louie yang besar dan bertumbuh di Atlanta telah berkhotbah dihadapan ratusan ribu orang terutama generasi muda di berbagai belahan dunia.
Louie pun memiliki kerinduan untuk mengadakan secara rutin gerakan kebangunan rohani yang ditujukan secara spesifik bagi kalangan mahasiswa, itulah sebabnya ia menamakannya 268 generation. Nama yang secara sepintas tidak memiliki arti khusus, namun sesungguhnya nama tersebut memiliki makna yang mendalam, yaitu diambil dari Yesaya 26:8 di frase terakhir yang berbunyi: “Kami mengikuti keputusanMu, ya TUHAN, dan menanti-nantikan Engkau; Engkaulah pujian dan kerinduan hati kami. “. Disini tercermin sebuah kerinduan yang begitu mendalam dari 268 generation untuk hidup bagi Tuhan agar melalui umatNya, nama Tuhan dipermuliakan melalui pengakuan iman yang diucapkan. Visinya adalah agar 268 generation memotvasi para generasi muda pengikut Kristus agar berani bergerak secara radikal. Mereka terdiri dari generasi muda yang berumur 18-25 tahun dan banyak dari mereka datang dari berbagai negara dan benua. Meskipun berbeda, tetapi para generasi muda yang tergabung dalam 268 generation ini mempunyai visi dan semangat yang sama bagi kemuliaan nama Tuhan di seluruh dunia.
Generasi muda diciptakan untuk mengenal, memuliakan Tuhan, dan diberikan kesempatan yang indah untuk memiliki hubungan yang akrab dengan Tuhan. Louie pun percaya bahwa generasi muda adalah kepunyaan Tuhan, karena itu ia mendorong para anak-anak muda untuk menyerahkan hidup mereka kepada Tuhan dan mengikuti kehendakNya. Ia berpesan agar kita sebagai pengikut Kristus, kita harus tinggalkan semua ego kita sendiri sebagai manusia dan berani berkomitmen untuk menjadi jalan Tuhan bagi orang-orang yang terhilang. PengikutNya harus memiliki semangat yang berapi-api dan berani berkorban apapun demi kemuliaan nama Yesus di dunia.
268 generation didorong untuk hidup melalui kebenaran dalam alkitab, dan bukan hanya sekedar ‘lip service‘ semata tetapi juga lewat praktek hidup sehari-hari. Hal ini merupakan tantangan besar bagi anak-anak muda karena berarti mereka harus sanggup melawan keinginan dagingnya sebagai manusia. Semakin kompleks dan bertambahnya zaman, anak muda hidup di tengah dunia yang menawarkan kesenangan duniawi dan sebagai pengikut Kristus, mereka harus berani menyatakan TIDAK terhadap itu semua. Generasi ini ditantang untuk melayani dan membawa orang-orang yang terluka dan tertolak untuk mengenal kasih dan sukacita yang datang dari Tuhan.
“Jawaban dari kebutuhan dilema hidup kita adalah Yesus yang menghapuskan segala tipuan iblis, ketidakpercayaan, kegelapan, kesalahan dan hal apapun yang kita lakukan yang telah melawan keberadaan Bapa. Hal ini dapat terjadi jika Ia mencurahkan belas kasihanNya.” (Louie Giglio)
Kuasa iblis tidak akan sanggup mengalahkan kedashyatan Tuhan kita dan hal itu terjadi apabila pengikut Tuhan bersatu. 268 generation pun merupakan cerminan dari kesatuan orang-orang percaya, terutama anak-anak muda yang datang dari segala penjuru dunia dan latar belakang yang beragam. Louie rindu agar kesatuan ini memiliki roh yang berapi-api bagi Tuhan dan mempertahankan nyala api tersebut agar tidak pernah padam untuk menyatakan kemuliaan Tuhan di seluruh dunia. Teman, kerinduan seperti inilah yang seharusnya kita miliki juga. Sebagai anak-anak Allah, nyatakanlah semangat kita dalam tindakan yang nyata. Mulailah bergerak di lingkungan sekitar kita dan bagikan kasih kita bagi sesama karena Tuhan rindu agar Indonesia menjadi pengikutNya yang berapi-api. Percayalah bahwa dalam Dia tidak ada kata mustahil karena yang terpenting adalah kita segera memulai segala sesuatu dengan iman dan kekuatan dari Roh Kudus. Jadilah generasi-generasi muda Indonesia yang hidupnya memuliakan Tuhan dan mulailah dari sekarang.
Visi dari 268 Generation dalam melayani Tuhan dapat menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia. Mereka setia menyatakan iman mereka dan membagikan visi mereka tanpa lelah berkeliling ke berbagai penjuru dunia. Indonesia berkesempatan menyaksikan penampilan mereka pada bulan Agustus 2008 nanti. Jangan sampai terlewatkan karena akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan dan dapat memperbarui iman anak-anak muda di Indonesia.
“Mematikan mimpi yang selama ini kita inginkan merupakan pengorbanan yang terlalu kecil bagi Kristus.” (Louie Giglio)



