Generation of God


Batu Kecil dan Mutiara
Agustus 31, 2007, 3:18 pm
Diarsipkan di bawah: Renungan

Pada suatu ketika, hiduplah seorang pedagang batu-batuan. Setiap hari dia
berjalan dari kota ke kota untuk memperdagangkan barang-barangnya itu.
Ketika dia sedang berjalan menuju ke suatu kota, ada suatu batu kecil di
pinggir jalan yang menarik hatinya. Batu itu tidak bagus, kasar, dan tidak
mungkin untuk dijual. Namun pedagang itu memungutnya dan menyimpannya dalam
sebuah kantong, dan kemudian pedagang itu meneruskan perjalanannya.
Setelah lama berjalan, lelahlah pedagang itu, kemudian dia beristirahat
sejenak. Selama dia beristirahat, dia membuka kembali bungkusan yang berisi
batu itu. Diperhatikannya batu itu dengan seksama, kemudian batu itu
digosoknya dengan hati-hati. Karena kesabaran pedagang itu, batu yang
semula buruk itu, sekarang terlihat indah dan mengkilap. Puaslah hati
pedagang itu, kemudian dia meneruskan perjalanannya. Selama dia berjalan
lagi, tiba-tiba dia melihat ada yang berkilau-kilauan di pinggir jalan.
Setelah diperhatikan, ternyata itu adalah sebuah mutiara yang indah.
Alangkah senangnya hati pedagang tersebut, mutiara itu diambil dan
disimpannya tetapi dalam kantong yang berbeda dengan kantong tempat batu
tadi.

Kemudian dia meneruskan perjalanannya kembali. Adapun si batu kecil itu
merasa bahwa pedagang itu begitu memperhatikan dirinya, dan dia merasa
begitu bahagia. Namun pada suatu saat mengeluhlah batu kecil itu kepada
dirinya sendiri. "Tuan begitu baik padaku,setiap hari aku digosoknya
walaupun aku ini hanya sebuah batu yang jelek, namun aku merasa kesepian.
Aku tidak mempunyai teman seorangpun, seandainya saja Tuan memberikan
kepadaku seorang teman".

Rupanya keluhan batu kecil yang malang ini didengar oleh pedagang itu. Dia
merasa kasihan dan kemudian dia berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu
kecil, aku mendengar keluh kesahmu, baiklah aku akan memberikan kepadamu
sesuai dengan yang engkau minta".

Setelah itu kemudian pedagang tersebut memindahkan mutiara indah yang
ditemukannya di pinggir jalan itu ke dalam kantong tempat batu kecil itu
berada. Dapat dibayangkan betapa senangnya hati batu kecil itu mendapat
teman mutiara yang indah itu. Sungguh betapa tidak disangkanya, bahwa
pedagang itu akan memberikan miliknya yang terbaik kepadanya.

Waktu terus berjalan dan si batu dan mutiara pun berteman dengan akrab.
Setiap kali pedagang itu beristirahat, dia selalu menggosok kembali batu
dan mutiara itu. Namun pada suatu ketika, setelah selesai menggosok
keduanya, tiba-tiba saja pedagang itu memisahkan batu kecil dan mutiara
itu. Mutiara itu ditempatkannya kembali di dalam kantongnya semula, dan
batu kecil itu tetap di dalam kantongnya sendiri.

Maka sedihlah hati batu kecil itu. Tiap-tiap hari dia menangis, dan memohon
kepada pedagang itu agar mengembalikan mutiara itu bersama dengan dia.
Namun seolah-olah pedagang itu tidak mendengarkan dia. Maka putus asalah
batu kecil itu, dan di tengah-tengah keputusasaan nya itu, berteriaklah dia
kepada pedagang itu "Oh tuanku, mengapa engkau berbuat demikian? Mengapa
engkau mengecewakan aku?"

Rupanya keluh kesah ini didengar oleh pedagang batu tersebut. Kemudian dia
berkata kepada batu kecil itu "Wahai batu kecil, kamu telah ku pungut dari
pinggir jalan. Engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Mengapa
engkau mengeluh? Mengapa engkau berkeluh kesah? Mengapa hatimu berduka saat
aku mengambil mutiara itu daripadamu? Bukankah mutiara itu milikku, dan aku
bebas mengambilnya setiap saat menurut kehendakku? Engkau telah kupungut
dari jalan, engkau yang semula buruk kini telah menjadi indah. Ketahuilah
bahwa bagiku, engkau sama berharganya seperti mutiara itu, engkau telah
kupungut dan engkau kini telah menjadi milikku juga. Biarlah aku bebas
menggunakanmu sekehendak hatiku. Aku tidak akan pernah membuangmu kembali".

Mengertikah apakah maksud cerita di atas ? Yang dimaksud dengan batu kecil
itu adalah kita-kita semua, sedangkan pedagang itu adalah Tuhan sendiri.
Kita semua ini buruk dan hina di hadapanNya, namun karena kasihnya itu Dia
memoles k ita, sehingga kita dij adikannya indah di hadapanNya. Sedangkan
yang dimaksud dengan mutiara itu adalah berkat Tuhan bagi kita semua. Siapa
yang tidak senang menerima berkat? Berkat itu dapat berupa apa saja dalam
kehidupan kita sehari-hari, mungkin berupa kegembiraan, kesehatan,
orangtua, saudara dan sahabat, dan banyak lagi. Apakah kita pernah
bersyukur, setiap kali kita mendapat berkat itu? Dan apakah kita tetap
bersyukur, jika seandainya Tuhan mengambil semuanya itu dari kita? Bukankah
semua itu milik-Nya dan Ia bebas mengambilnya kembali kapanpun Ia mau?
Bersyukurlah selalu kepadaNya, karena Dia tidak akan pernah mengecewakan
kita semua.

Yer 29:11-12 Bukankah Aku ini mengetahui rencana-rencanaKu kepadamu ? Yaitu
rencana keselamatan dan bukannya rencana kecelakaan untuk memberikan
kepadamu hari esok yang penuh harapan. Maka kamu akan berseru dan datang
kepadaKu untuk berdoa dan Aku akan mendengarkan kamu.

Tuhan memberkati.



Survei Menikah
Agustus 31, 2007, 3:13 pm
Diarsipkan di bawah: Jokes

Seorang temenku pernah bertanya
“eh, kalo gw nikah tapi dengan gaji gw yang cuma Rp#### bisa ga ya?

hmmm…..

Maka dari pertanyaan itu aku membuat survey asal, dan berikut adalah daftar pengeluaran standar bulanan setelah merit Sekedar berbagi aja, buat temen2 yang mungkin juga mengalami Matery after merit phobia syndhrome

DAFTAR ANGGARAN BULANAN
(asumsi :disusun berdasarkan skala proritas,disusun dengan sangat2 relatif,
dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah)

1. Makan

Dengan asumsi sekali makan adalah 5000
Maka makan 3x sehari,kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua Cuma
berlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 hari adalah Rp900.000

Tips
Rajin2 ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya
Pasti lebih ngirit

2.Kontrakan

Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya uda botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak
Maka dana untuk kontrakan sekitar
500.000/bulan

Tips
Tinggallah di Pondok Mertua Indah
Niscaya 2 dana diatas gak akan pernah ada
Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk ‘makan ati’
(^__^)

3. Listrik dan Air

Dengan asumsi daya listrik 900 watt dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah 100.000/bulan

Tips
Jangan pake AC, cukup
AC (angin cendela)
Jangan suka main Plestesyen, cukup main monopoli,
Engklek,Congklak atau gaple ama istri tercinta biar terasa lebih romantis

4. Transportasi

Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit rit rit rit, maka untuk ongkos bensin dan servis adalah 100.000

Tips
Gunakanlah Bensin campur!
(maksudnyah campur dorong, pasti lebih irit)
Atau ikutlah “Nebeng Fans Club“, dengan alasan mempererat silaturahmi dengan
yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebih menyenangkan

5. Komunikasi

Dengan asumsi pake cdma yang 1000/jam maka untuk sebulan, ongkos komunikasi berdua adalah 100.000

Tips
Pakelah ‘FREN’ yang lebih murah
(maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang “Freeen…minjam HP nya dong freen…”)

6. Keperluan sehari2

Seperti sabun,odol,syampu, dll dsb
Dengan asumsi tidak pake fesyel,krimbat, manikyur, pedikyur, kukyur2 maka
alokasi dana untuk ini sebesar 50.000

Tips:
Mandi kalo perlu saja
Kalo dulu 2 kali sehari,jadi 2 hari sekali
Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata

7. Kesehatan

Seperti minyak kayu putih,vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru wahahaha!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar 50.000

Tips
Jaga kesehatan
Jangan begadang…kalo tiada artinya…begadang bole saja…asalkan sambil
ronda (halah!!)

8.Entertaiment

Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalah sekali2 nomat,liat live music, lari pagi di Lapangan Merdeka, atau makan martabak sekali2

Jadii…
Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah
sebesar :

1.800.000/bulan

(Busyeeeeeeet da…masih gede juga ya)

Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen2 ketika pengen nikah, untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada.
Kalopun masih ‘besar pasak daripada tiang’
Anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang…ataauu. ..ga usak pake
pasak, tapi dipaku aja!

Tapi ada 1 hal yang ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda memutuskan untuk menikah

(serius mode on*)

Yaitu, BERKAH MENIKAH

Selalu, Tuhan akan mencukupi kebutuhan umatnya yang mau berusaha dan berdoa
Selalu bersukur dan percaya bahwa Tuhanlah raja dari segala raja akunting!

so, stop accounting, just do it! :) )



Cintailah Cinta
Agustus 26, 2007, 1:07 pm
Diarsipkan di bawah: Cinta

Sebuah bis datang, dan kau bilang, “Wah…terlalu sumpek dan panas, nggak bisa duduk nyaman nih! aku tunggu bis berikutnya saja”

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, “Aduh bisnya
kurang asik nih dan kok gak cakep begini… nggak mau ah..”

Bis selanjutnya datang, cool dan kau berminat, tapi dia seakan-akan tidak
melihatmu dan melewatimu begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu
bilang, “Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan”. Maka kamu membiarkan bis keempat pergi..

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke
kantor. Ketika bis kelima datang, kau sudah tak sabar, kamu langsung
melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar
kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kau tuju!

Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama..

Moral dari cerita ini, sering kali seseorang menunggu orang yang benar-
benar ‘ideal’ untuk menjadi pasangan
hidupnya. Padahal tidak ada
orang yang 100% memenuhi keidealan
kita. Dan kau pun sekali-kali tidak
akan pernah bisa menjadi 100% sesuai
keinginan dia.

Tidak ada salahnya memiliki
persyaratan untuk ‘calon’, tapi tidak
ada salahnya juga memberi kesempatan
kepada yang berhenti di depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama
seperti yang kita tuju. Apabila
ternyata memang tidak cocok, apa boleh
buat.. tapi kau masih bisa
berteriak ‘Kiri !’ dan keluar dengan
sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang
berhenti di depanmu, semuanya
bergantung pada keputusanmu. Daripada
kita harus jalan kaki sendiri
menuju kantormu, dalam arti menjalani
hidup ini tanpa kehadiran orang yang
dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau kau
benar-benar menemukan bis yang kosong,
kau sukai dan bisa kau percayai, dan
tentunya sejurusan dengan
tujuanmu, kau dapat berusaha sebisamu
untuk menghentikan bis tersebut di
depanmu. Untuk dia memberi kesempatan
kau masuk ke dalamnya. Karena
menemukan yang seperti itu adalah
suatu berkah yang sangat berharga dan
sangat berarti. Bagimu sendiri, dan
bagi dia
Bis Seperti apa yang kamu tunggu?
.
.
Love & Peace
ADY